Cara Budidaya Lele | Prospek Budidaya Ikan Lele

Cara Budidaya Lele | Prospek Budidaya Ikan LelePerikananindonesia.com kali ini akan memberikan informasi mengenai prospek budidaya ikan lele. Ikan Lele (Clarías sp.) merupakan jenis ikan yang teramat populer di semua segmentasi masyarakat. Hal tersebut dikarenakan, saat orang mengatakan lele, maka yang langsung teringat yaitu makanan “pecel lele”. Makanan tradisional dan merupakan ciri khas Jawa Timur ini mempunyai lauk andalan yaitu lele goreng yang sudah sangat populer di seluruh Indonesia. Penjual soto Lamongan (Jawa Timur) yang pertama kali mulai mengembangkan usahanya di Jakarta ketika th. 1950-an dan pada saat itu juga mulai menghidangkan pecel lele diantara menu yang disajikan. Sekarang ini, bisnis pecel lele telah berkembang di seluruh wilayah Indonesia.

Cara Budidaya Lele | Prospek Budidaya Ikan Lele

Pecel lele saat ini sudah tak akan dianggap sama dengan makanan pedagang kaki lima atau warung tenda, namun sudah masuk ke industri restoran mewah dan rumah makan, apalagi hingga melalui teritori Indonesia. Sekarang ini, bisnis pecel lele mulai berkembang di Malaysia, Singapura, dan Australia. Untuk di Australia sendiri, pecel lele tersaji di sebuah restoran Es Teler 77 Indonesian Champion punya Sukyanto Nugroho yang terletak di Swanson Street, yang merupakan pusat kota dari Melbourne. Konsumennya pun sangat bervariasi, nyaris tiga perempatnya yaitu orang bule. Perlu diketahui bahwa juru masaknya pun tidak berasal dari lamongan atau tegal, tetapi Mang Koko, seorang pria yang dilahirkan di Burma.

Cara Budidaya Lele | Prospek Budidaya Ikan Lele

Konsumen pecel lele dan ikan lele tidak lagi identik dengan masyarakat kelas bawah. Sekarang Ikan Lele sudah “naik kelas” menjelma menjadi makanan untuk seluruh kalangan masyarakat. Tidak hanya itu saja, lele telah merambah lapisan masyarakat dan dipasarkan, baik itu dari pasar tradisional bahkan hinga pasar modern, contohnya supermarket dan swalayan. Ikan berkumis ini merupakan keluarga ikan catfish yang merupakan salah satu komoditas perikanan yang terpenting, apalagi dalam bidang budidaya air tawar (freshwater aquaculture). Lele adalah satu dari sekian ikan yang paling banyak di budidayakan. Pada tahun 2010, nilai produksi ikan lele telah mencapai 5,26 juta ton. Ini akan terus meningkat hingga sesuai dengan target dari Kementrian Kelautan dan Perikanan yang menyebutkan bahwa pada tahun 2014 nilai produksi lele harus mencapi 16,9 juta ton.

Cara Budidaya Lele | Prospek Budidaya Ikan Lele

Lele termasuk kedalam salah satu komoditas budidaya air tawar yang memiliki beberapa keunggulan, seperti:

1. Dapat menerima berbagai pakan

Ikan Lele sering disebut sebagai ikan pemakan semua yang rakus (piscivor) hingga didalam budidayanya bisa diberikan pakan buatan berbentuk pelet dan pakan tambahan, contohnya limbah peternakan, bekicot, ikan-ikan rucah, dan seterusnya. Kelebihan tersebut sangat memberikan keuntungan bagi pembudidaya, terlebih untuk menekan dalam biaya produksi, terutama untuk pembiayaan pakan.

2. Teknologi budi daya lele dikuasai oleh masyarakat

Teknologi budi daya lele seperti pembenihan, pembesaran, sampai pengadaan pakan sudah dikuasai oleh masyarakat. Hal tersebut memudahkan masyarakat ketika ingin terjun kedalam budidaya ikan lele.

3. Tahan penyakit

Lele benar-benar dikenal dengan sebutan ikan yang tahan penyakit. Walaupun dipelihara di perairan tergenang yang umumnya jadi sumber penyakit, tetapi lele mempunyai ketahanan untuk tetap bertahan hidup.

4. Dari sisi distribusi dan pemasaran, senantiasa dalam kondisi hidup

Dikarenakan kemampuannya hidup di perairan yang kadar oksigennya yang sangat terbatas, jadi distribusi lele sampai di rantai akhir pemasaran selalu didalam keadaan hidup. Sebab itu, lele tersaji didalam mutu prima saat sampai meja pelanggan.

5. Dapat dipelihara di berbagai wadah dan lingkungan perairan

Ikan lele bisa juga di budidayakan dalam kolam terpal, kolam tadah hujan, kolam air mengalir, bak,  keramba, hampang, keramba jaring apung ( KJA ), di sawah (mina-padi), dan di bawah kandang ayam (mina-ayam). Dengan begitu pembudidaya sudah tidak kebingungan lagi untuk mencari wadah untuk Budidaya Ikan Lele.

6. Dapat dipelihara di air tergenang dan minim air

Ikan lele adalah ikan yang memiliki alat pernapasan tambahan yang disebut arhorescent organ. Dengan alat pernapasan tersebut, ikan lele dapat hidup pada perairan yang kekurangan oksigen, apalagi lele dapat merangkak di luar air hingga disebut menjadi walking catfish. Kelebihan tersebut memberikan beraneka keuntungan, umpamanya tidak membutuhkan penggantian air yang ketat hingga bisa dibudidayakan di wilayah perkotaan atau di tempat yang sukar air. Bahkan, kepadatan didalam wadah pemeliharaan juga bisa diatur hingga sangat tinggi. Namun, hal ini sangat cukup beresiko.

Cara Budidaya Lele | Prospek Budidaya Ikan Lele

Tags: , , , , ,
Subscribe to Comments RSS Feed in this post

One Response

  1. Makasih Pak, kebetulan aku punya kolam dengan dasar di semen. Karena di daerah aku sulit sumber air, biar hemat air aku pake filter di sekeliling kolam memutar. Mohon saran untuk filter sebaiknyanya bahan apa?. Terima kasih atas artikelnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*