Cara Budidaya Lele | Teknik Pemijahan Sederhana Lele Sangkuriang (bagian 1)

Untuk mendapatkan bibit lele sangkuriang yang baik, pemijahannya harus dilakukan dengan tepat dan teliti, dan dengan efisiensi waktu yang tinggi sehingga tidak menghambat pemijahan berikutnya. Secara umum terdapat tiga teknik pemijahan, yaitu teknik pemijahan sederhana (konvensional), teknik pemijahan semi-intensif, serta teknik pemijahan intensif.

Perbedaan antara teknik pemijahan sederhana dengan teknik pemijahan intensif dan semi-intesif adalah dengan penggunaan hipofisa atau HCG untuk merangsang kematangan gonad. Sedangkan perbedaan teknik pemijahan intensif dengan teknik pemijahan sederhana dan semi-intensif terletak pada metode pengeluaran sel-telur dan sperma, yang mana pada teknik pemijahan intensif, telur dikeluarkan secara ‘paksa’.

Cara Budidaya Lele | Teknik Pemijahan Lele Sangkuriang (bagian 1)

A. Teknik Pemijahan Sederhana

1. Persiapan Induk

Induk yang digunakan untuk mendapatkan bibit lele sangkuriang merupakan induk jantan generasi keenam(F6) dan induk betina generasi kedua (F2), bukan berasal dari lele sangkuriang. Indukan lele sangkuriang sebenranya sudah dapat dipijahkan saat berumur 8-9 bulan, namun produksi telur yang baik baru dapat diperoleh saat lele sudah berumur di atas 1 tahun. Indukan telah siap dipijahkan lagi setelah 2-3 bulan setelah pemijahan sebelumnya.

Sebelum dipijahkan, induk jantan dan induk betina ditempatkan secara terpisah dalam kolam induk berukuran 1 x 1 x 1 meter untuk setiap 1 kg induk. Akan lebih baik apabila air yang digunakan untuk kolam induk jantan dan kolam induk betina itu sama dengan air yang mengalir dari kolam induk jantan ke kolam induk betina. Tujuannya adalaha untuk merangsan kemauan kawin dari induk betina.

Pakan yang diberikan kepada calon induk adalah pakan yang mengandung cukup banyak protein. Kombinasi pakan yang tepat adalah pelet (25%) dan makanan tambahan berprotein tinggi lain (75%), misalnya ikan kecil, daging keong, daging bekicot, dan sebagainya. Jumlah pakan yang diberikan per hari adalah 3-5% dari bobot calon induk yang dipelihara. Misalnya, bila bobot calon induk 20 kg, kebutuhan pakan per hari adalah 600-1000 gram, terdiri dari 150-250 gram pelet dan ditambah 450-750 gram makanan tambahan.

Cara Budidaya Lele | Teknik Pemijahan Lele Sangkuriang (bagian 1)

Cara Budidaya Lele | Teknik Pemijahan Lele Sangkuriang (bagian 1)

Untuk mengetahui apakah indukan sudah siap dipijahkan atau belum, perlu diketahui ciri-cirinya. Induk betina yang sudah siap dipijahkan memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

  1. Induk betina menjadi lebih jinak dan pergerakannya menjadi lebih lambat sehingga lebih mudah ditangkap.
  2. Bagian perut hingga anus tampak membesar, yang bila dipegang akan terasa lembek.
  3. Lubang kelamin tampak membesar dan berwarna kemerahan.
  4. Jika perut diurut (stripping) ke arah anus makan akan keluar telur yang berwarna kekuningan.

Induk jantan yang siap dipijahkan juga menunjukan ciri-ciri khusus, yaitu:

  1. Pergerakannya sangat lincah dan agresif sehingga lebih sulit ditangkap.
  2. Tubuhnya menjadi lebih ramping dengan warna agak kemerah-merahan.
  3. Alat kelaminnya semakin menonjol sehingga terlihat lebih jelas.
  4. Jika bagian perut diurut (stripping) mengarah ke anus maka akan keluar cairan putih kental (cairan semen).

Teknik pemijahan konvensional mengandalkan kesiapan induk untuk memijah. Sayangnya, terkadang induk tidak menunjukan tanda-tanda akan memijah. Untuk merangsang agar induk siap memijah adalah dengan menggunakan telur bebek atau ayam. Isi telur dilarutkan dalam air hingga merata dan kemudian dimasukkan ke kolam, diaduk-aduk hingga benar-benar larut. Akibatnya, kolam akan menjadi amis. Hal itu akan merangsang induk untuk memijah.

Baca juga kelanjutannya di Teknik Pemijahan Sederhana Lele Sangkuriang (bagian 2).

Cara Budidaya Lele | Teknik Pemijahan Lele Sangkuriang (bagian 1)

Tags: , , ,
Subscribe to Comments RSS Feed in this post

One Response

  1. saya sagat mengharap impor masi yang lebih karna saya telah membuat kolam lele sebayak 12 kolam namun mem punyai kendala di bibit dan pemasaran .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*