Pengelompokan Komoditas Perikanan Budidaya (bagian 1)

Banyaknya komoditas perikanan budidaya mendorong perlunya pengelompokan sehingga pemilihan dan pengelolaan spesies menjadi lebih terfokus. Pengelompokan komoditas perikanan budidaya bisa didasarkan kepada Tujuan akuakultur, Klasifikasi taksonomik, karakteristik morfologi dan biologi, jenis makanan (food habits), penyebaran geografis, habitat/media hidup, orientasi produk, tipe produk, harga, dan level pengembangan industri dan sebagainya. Berdasarkan aspek tersebut, komoditas perikanan budidaya dikelompokkan menjadi seperti berikut,

Pengelompokan Komoditas Perikanan Budidaya 

1. Pengelompokan berdasarkan tujuan perikanan budidaya

Pengelompokan Komoditas Perikanan Budidaya

Berdasarkan tujuan perikanan budidaya, misalnya untuk konsumsi (produksi makanan) atau ikan hias, dikenal kelompok ikan konsumsi dan ikan hias. Selain untuk konsumsi dan ikan hias, tujuan akuakultur lainnya adalah konservasi (perbaikan stok alam dan pencegahan kepunahan), rekreasi, produksi ikan umpan, daur ulang bahan organik, dan bahan baku industri. Berdasarkan tujuan perikanan budidaya tersebut maka dikenal kelompok ikan konservasi, ikan pancing, ikan umpan, biota filter biologis, dan ikan fillet. Kegiatan perikanan budidaya bisa bertujuan untuk memproduksi benih (kegiatan pembenihan) dan induk ikan. Ikan yang dihasilkan dari kegiatan pembenihan tersebut disebut ikan benih (ikan stadia benih), sedangkan dari produksi induk disebut ikan induk (ikan stadia induk).

Pengelompokan Komoditas Perikanan Budidaya2. Pengelompokan berdasarkan klasifikasi taksonomik

Komoditas perikanan budidaya dapat dikelompokan berdasarkan klasifikasi taksonomik sehingga dikenal dengan golongan hewan dan tanaman. Pada golongan hewan dikenal ikan golongan ciprinid, siklid, koregonid, salmoid, siganid, klaridid, dan sebagainya. Pengelompokan ini didasarkan kepada tingkatan famili dalam klarifikasi organisme. Ikan ciprinid adalah golongan ikan familii Cyprinidae seperti ikan mas, nilem, tawes,kowan,koko, dan sebagainya, Ikan siklid dari famili Ciclidae, yaitu nila, mujair, diskus, manvis, louhan, dan sebagainya.

3. Pengelompokan berdasarkan karakteristik morfologi dan biologi

Pengelompokan komoditas perikanan budidaya berdasarkan karakteristik morfologi adalah dengan melihat bentuk dan ciri khas dari tubuh, seperti bersirip, berkarapas, bercangkang, berduri, atau bersel tunggal. Berdasarkan karakteristik morfologi dan biologi, secara umum komoditas perikanan budidaya dikelompokan menjadi lima golongan, yaitu ikan, udang, moluska, ekinodermata, dan alga atau rumput laut. Pengelompokan komoditas perikanan budidaya berdasarkan karakteristik tersebut telah dijadikan terminologi dalam statistik perikanan budidaya dan perdagangan.

  • Ikan

Golongan ikan adalah spesies perikanan budidaya yang memiliki sirip sebagai organ pergerakannya. Komoditas perikanan budidaya dari golongan ini memiliki pergerakan yang lebih cepat dibandingkan dengan komoditas dari golongan lainnya. Contoh komoditas perikanan budidaya dari golongan ikan adalah ikan mas, nila, lele, gurami, patin, kerapu macan, kerapu bebek, kakap putih, dan bandeng. Sebagian komoditas perikanan budidaya berasal dari golongan ini.

  • UdangPengelompokan Komoditas Perikanan Budidaya

Golongan udang adalah spesies perikanan budidaya yang memiliki karapas, yaitu kulit yang mengandung kitin sehingga bisa mengeras. Pertumbuhan spesies ini ditandai oleh pergantian karapas, karapas lama ditanggalkan dan spesies membesar dengan kulit muda yang mulai mengeras. Contoh spesies perikanan budidaya ini adalah udang windu, udang vanamei, udang biru, udang putih, udang galah air tawar, kepiting bakau, udang cerax, dan udang lobster.

  • Moluska

Golongan Moluska adalah spesies perikanan budidaya yang memiliki cangkang yang keras. Cangkang tersebut berfungsi sebagai alat/organ perlindungan terhadap bahaya dari lingkungan eksternal. Spesies dari golongan ini cenderung menempel pada substrat penempel atau memiliki pergerakan yang sangat lambat. Contoh komoditas perikanan budidaya dari golongan moluska adalah kerang mutiara, abalone, kerang hijau, dan kerang darah.

  • Ekinodermata

Ekinodermata adalah spesies perikanan budidaya yang memiliki kulit berduri. Duri-duri pada permukaan kulit spesies ini berfungsi sebagai alat untuk bergerak. Oleh karena itu, spesies ini memiliki pergerakan yang lamban, kalau tidak dikatakan pasif. Contoh komoditas perikanan budidaya dari golongan ini adalah teripang yang memiliki nama perdagangan sea cucumber.

  • Alga

Golongan alga adalah spesies perikanan budidaya dari bersel tunggal, terdiri dari mikroalga dan makroalga. Contoh mikroalga atau fitoplankton adalah Chlorella sp. Golongan makroalga umumnya berupa makanan alami bagi komoditas perikanan budidaya lainnya, terutama untuk larva dan benih, kecuali Chlorella sp. yang telah menjadi makanan kesehatan manusia. Contoh makroalga adalah rumput laut seperti Euchema cottonii dan Gracilaria sp.

Selain dari golongan tersebut, komoditas perikanan budidaya yang sekarang sedang giat diusahakan adalah koral. Biota ini dibudidayakan selain untuk tujuan perdagangan, juga untuk konservasi terumbu karang.

lanjutannya bisa dibaca di >> Pengelompokan Komoditas Perikanan Budidaya (bagian 2)

Pengelompokan Komoditas Perikanan Budidaya

Sumber : Buku Pengantar Akuakultur (Irzal Effendi)

Tags: , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*